Membahas tentang rela memberi dengan sukacita ( keikhlasan ).
Bagaimana mencapai kondisi kepasrahan dalam menghadapi hidup dan mati? Satu-satunya cara adalah dengan membina hati dalam rela memberi dengan sukacita setiap harinya, baru bisa sampai pada kondisi pasrah atas sesuatu yang diperoleh atau sesuatu yang hilang.
Dapat lepas dari kerisauan yang dialami, baru berarti mendapatkan kegembiraan dalam Dharma.
Dapat merelakan, baru bisa mendapatkan ketenangan.
Dalam menyumbangkan tenaga juga mendapatkan kegembiraan, inilah yang disebut Rela memberi dengan sukacita.
Berdana bila tidak dengan hati yang rela dan memberi dengan sukacita, maka tidak saja tidak mendapat pahala, malah akan menambah kerisauan.